MANFAAT KOMPUTER DI MASYARAKAT
PEMANFAATAN KOMPUTER DI
MASYARAKAT
1.1 PENDAHULUAN
Tanpa kita sadari, komputer telah berperan di masyarakat. Hal ini berlaku
di negara maju maupun di negara yang sedang berkembang di Indonesia. Komputer
sebenarnya tidak berbeda dengan produk tekhnologi lainnya seperti kereta api,
pesawat terbang, mobil televisi dan lain sebagainya. Apa yang membedakan
komputer dengan produk lainnya adalah kemampuannya untuk dapat diprogram guna
melaksanakan berbagai macam tugas dengan kecepatan dan ketelitian yang tinggi.
Para ahli-ahli fisika, elektronika dan komputer telah mengembangkan
microprocessor yang berkemampuan besar. Pengolah semacam itu banyak digunakan
sebagai bagian pengendali dari produk tenaga lain seperti peluru kendali,
kendaraan bermotor, pesawat udara, kamera, komputer pribadi dan hal ini terus
berkembang sesuai dengan perkembangan zaman.
Komputer pada saat ini banyak digunakan sebagai alat bantu untuk mengolah
berbagai jenis data seperti pengolahan nilai siswa dengan komputer, pembuatan
daftar nilai, perhitungan rata-rata kelas atau pun laporan-laporan untuk
kepentinag evaluasi pendidikan. Komputer juga sudah banyak digunakan untuk
mencetak kuitansi tagihan listrik, telepon, kartu kredit dan lain sebagainya.
Pada dasarnya komputer digunakan sebagai alat bantu untuk menyimpan,
mengolah dan mengambil kembali data atau informasi yang diperlukan. Bidang
pekerjaan yang juga mulai terpengaruh seperti terlihat dicontoh berikut ini :
- Penyiapan surat-menyurat sampai dengan penyimpanan arsip
dikantor.
- Pembuatan film dalam bidang animasi dan efek-efek 3 dimensi
- Pencarian buku berdasarkan judul buku dan nama pengarang di
perpustakaan
- Pelayanan administrasi dan mutu pelayanan medis pada rumah
sakit.
- Pemesanan tiket peswat terbang pada perusahan penerbangan
domestik maupun internasional.
- Administrasi negara seperti administrasi data kepegawaian,
administrasi data kependudukan, pembuatan KTP, SIM dan lain sebagainya.
- Penggunaan komputer dalam bidang industri.
Beberapa contoh diatas merupakan
sedikit contoh pemanfaatan komputer di berbagai bidang pekerjaan. Masih banyak
bidang lain yang belum disebutkan. Apresiasi terhadap dampak dari suatu produk
baru tidak selalu harus dimilikinya pengetahuan yang mendalam tentang produk
tersebut. Pengamatan terhadap dampak dari komputer dimasyarakat dapat dilakukan
dengan memanfaatkan tekhnologi disekitar masyarakat.
1.2 Beberapa Aplikasi Penting
Komputer merupakan penemuan yang sangat penting dan mendasar. Komputer
tidak hanya membantu melaksanakan pekerjaan akan tetapi mengubah cara kerja dan
sekaligus menimbulkan tantangan dan permasalahan baru dalam lingkungan.
1.2.1 Mobil Pandai
Pengolah mikro telah dimanfaatkat untuk meningkatkan kenyamanan dan
keselamatan mengemudikan mobil. Misalnya pada tahun 1985, oldsmobile dari US
telah menerapkan sistem kendali berbasis pengolah mikro pada produknya.
Pengolah mikro mendapatkan masukan data dari beberapa sumber, seperti :
- Meter pompa injeksi (beban mesin)
- Alternator (putaran mesin/menit)
- Sistem pendinginan mesin
- Sensor tekanan absolut untuk memantau sirkulasi dan
pembuanagan gas
- Gigi transmisi
Data masukan tersebut diolah oleh
pengolah mikro untuk mengadakan tindakan pencegahan agar mesin tidak terlalu
panas, memantau putaran mesin, beban mesin dan penggunaan gigi transmisi yang
tepat dan sesuai dengan kebutuhan.
1.2.2 Perpustakaan Elektronik
Ruang dan waktu merupakan dua permasalahan utama yang dihadapi oleh
Perpustakaan dewasa ini. Biaya yang diperlukan untuk menyimpan buku, majalah,
jurnal, surat kabar dan makalah terus membengkak. Disamping hal itu, beban
petugas perpustakaan untuk melayani pembaca untuk menemukan bahan bacaan yang
diperlukan semakin hari semakin berat karena jumlah bacaan yang semakin
meningkat. Hal ini mengakibatkan lambatnya pelayanan.
Permasalahan tersebut dicoba diatasi dengan bantuan komputer. Komputer
pada sat ini sudah mampu menggantikan katalogdan berdaya tampung besar. Sistem
basis data jugatelah berkembang sehingga mampu untuk mengelola data dalam jumlha
yang amat besar. Kemajuan dalam tekhnik pencarian kembali informasi telah
memungkinkan dilakukan pencarian kembali informasi dalam waktu yang singkat.
Perkembangan tekhnik pencetakan dengan bantuan komputer membuaka nuansa
baru dalam penyimpanan informasi. Buku atau majalah yang dicetak selalu diolah
dan diperiksa ulang dengan komputer, sehingga informasi elektronis dapat
diperoleh secara langsung.
1.2.3 Pengendalian Lalu-lintas Udara
Lalu-lintas udara merupakan lalu-lintas yang paling rawan dalam kehidupan
manusia, walaupun di indonesia jumlah penerbangannya masih relatif rendah
dibandingkan dengan negara-negara maju. Walaupun demikian pengendalian
lalu-lintas udara sudah dilaksanakan secara modern, dilakukan dengan peralatan
canggih berbasiskan komputer. Hal ini dilakukan karena kelalaian dalam
pengendalian lalu-lintas udara akan berakibat fatal.
1.2.4 Pengolahan Data Cuaca
Data cuaca dikumpulkan dari ratusan atau bahkan ribuan stasiun stasiun
pemantau di bumidan diangkasa. Data ini disalurkan melalui saluran
telekomunikasi internasional ke pusat pengolahan data cuaca. Untuk memembentuk
model peraamalan cuaca lokal.
1.2.5 Permainan Video
Permainan ini cepat sekali mendapat pasaran dan terutama sekali di gemari
oleh generasi muda. Berbagai jenis permainan yang belum pernah ada terwujud
menjadi kenyataan. Tempat permainan tersebar dimana-mana di pusat-pusat
perbelanjaan, rekreasi atau di dekat-dekat sekolah. Sehingga anak-anak muda
mulai melupakan kewajibannya sebagai murid atau sebagai anggota masyarakat. Para
pendukung permainan ini menyatakan bahwa sifat permainan adalah mendidik dan
meningkatkan koordinasi antara mata dan tangan. Ada sementara pendapay yang
mengatakan bahwa anak muda yang menyukai permaianan video mereka akan tertarik
dengan komputer dan pemrogramman akan tetapi kenyataannya komputer pribadi
lebih banyak digunakan untuk permainan dari pada pemrogramman.
Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk
perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce
adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
Semua bidang kehidupan saat ini
sudah tidak bisa lagi dipisahkan dengan pengunaan perangkat TI, adapun
peran TI dalam bidang ekonomi adalah:
3.3.1
E-Banking
Kita liat dari susunan katanya saja,
e = elektronik dan banking . Artinya sangat luas yaitu aktivitas perbankan yang
dijalankan melalui media elektronik, seperti ATM juga termasuk di dalamnya.
Internet banking juga dalam lingkup itu, hanya saja lebih khusus dan diistilahkan
internet banking. Sedangkan yang menggunakan mobile device seperti via HP
dikenal dengan m-banking, ya termasuk jenis e-banking juga.
Pengertian E-Banking, E-banking didefinisikan sebagai penghantaran
otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui
elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang
memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses
rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan
jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah
dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronik seperti
komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon.

Gambar 3.1 Alur
pengaplikasian sistem E - Banking
3.3.2 E-Commerce
Perdagangan
elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e-commerce)
adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui
sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer
lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data
elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data
otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan
penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial,
seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management),
e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan
transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik
(electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan
e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga
pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.
Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata
atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan
bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman
barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali
banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu
halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik
menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang
lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat
non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar
US pada tahun 2011.
Gambar 3.2
Alur pengaplikasian sistem E – Commerce
3.3.3
M- Dagang
M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan
elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti:
telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat
pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada
dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi
jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain
m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business
atau m-business).
Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang)
dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang
berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan
m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi,
kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk
memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik
customer baru.

Gambar 3.3 Alur pengaplikasian
Sistem Mobile Commerce (m-commerce)
3.3.4 L-dagang atau L-Commerce
L-dagang atau L-Commerce (Location based-Commerce) adalah sistem perdagangan
elektronik (e-Commerce) yang menekankan pada pencarian informasi yang dihasilkan
oleh peralatan GPS (Global Positioning Systems) dan satelit. Berbeda dengan
m-dagang yang lebih menekankan pada aspek pemakaian peralatan mobile, maka
L-dagang bisa menggunakan baik peralatan mobile maupun komputer jenis desktop.
Salah
satu contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang adalah pencarian informasi
mengenai letak restoran yang terdekat dengan tempat pengguna Internet tersebut
berada. Contoh lain dari L-dagang adalah sistem penelusuran paket pengiriman
barang yang dikirim lewat perusahaan UPS atau Federal Express di Amerika
Serikat. Namun sekarang, L-dagang juga sudah mulai dipakai untuk melihat waktu
kedatangan bis kota secara tepat di suatu halte bis tertentu, yang sangat
bermanfaat pada saat musim dingin yang mencekam tiba.
Di
bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi
informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik,
maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.
Sistem Informasi Manajemen (Management Information System – MIS),
merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang
bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar,
menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau
level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management),
manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat
bawah (lower management).
Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin
cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga
mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya
secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan,
menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya.
Di bidang perbankan, salah satu
solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar
seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah
memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada
bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin
melakukan up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan
menggunakan Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko
investasi maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar
mampu menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini –
berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting
dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga
menjadi lebih kompetitif.
Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi
dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan
di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa
layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti
pola kebutuhan nasabah bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk
internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa
layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada
perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional)
menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank.
Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung
bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya.
Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis
keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang
secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer
digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih
kosong. Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan
menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak
menggunakan komputer.
Gambar 3.4 Alur pengaplikasian
Sistem L-Commerce
Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi dimanfaatkan untuk
perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce
adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet.
Semua bidang kehidupan saat ini
sudah tidak bisa lagi dipisahkan dengan pengunaan perangkat TI, adapun
peran TI dalam bidang ekonomi adalah:
3.3.1
E-Banking
Kita liat dari susunan katanya saja,
e = elektronik dan banking . Artinya sangat luas yaitu aktivitas perbankan yang
dijalankan melalui media elektronik, seperti ATM juga termasuk di dalamnya.
Internet banking juga dalam lingkup itu, hanya saja lebih khusus dan
diistilahkan internet banking. Sedangkan yang menggunakan mobile device seperti
via HP dikenal dengan m-banking, ya termasuk jenis e-banking juga.
Pengertian E-Banking, E-banking didefinisikan sebagai penghantaran
otomatis jasa dan produk bank secara langsung kepada nasabah melalui
elektronik, saluran komunikasi interaktif. E-Banking meliputi sistem yang
memungkinkan nasabah bank, baik individu ataupun bisnis, untuk mengakses
rekening, melakukan transaksi bisnis, atau mendapatkan informasi produk dan
jasa bank melalui jaringan pribadi atau publik, termasuk internet. Nasabah
dapat mengakses e-banking melalui piranti pintar elektronik seperti
komputer/PC, PDA, ATM, atau telepon.

Gambar 3.1 Alur
pengaplikasian sistem E - Banking
3.3.2 E-Commerce
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga
e-commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa
melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan
komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik,
pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem
pengumpulan data otomatis.
Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan
penerapan dari e-bisnis (e-business) yang berkaitan dengan transaksi komersial,
seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management),
e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan
transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik
(electronic data interchange /EDI), dll.
E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan
e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga
pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.
Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata
atau pangkalan data (databases), e-surat atau surat elektronik (e-mail), dan
bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman
barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali
banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu
halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik
menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang
lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat
non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar
US pada tahun 2011.
Gambar 3.2
Alur pengaplikasian sistem E – Commerce
3.3.3
M- Dagang
M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan
elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti:
telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat
pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada
dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi
jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain
m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business
atau m-business).
Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan
mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada
dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan
m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi,
kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk
memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik
customer baru.

Gambar 3.3 Alur pengaplikasian
Sistem Mobile Commerce (m-commerce)
3.3.4 L-dagang atau L-Commerce
L-dagang
atau L-Commerce (Location based-Commerce) adalah sistem perdagangan elektronik
(e-Commerce) yang menekankan pada pencarian informasi yang dihasilkan oleh
peralatan GPS (Global Positioning Systems) dan satelit. Berbeda dengan m-dagang
yang lebih menekankan pada aspek pemakaian peralatan mobile, maka L-dagang bisa
menggunakan baik peralatan mobile maupun komputer jenis desktop.
Salah
satu contoh yang sering dijumpai dalam L-dagang adalah pencarian informasi
mengenai letak restoran yang terdekat dengan tempat pengguna Internet tersebut
berada. Contoh lain dari L-dagang adalah sistem penelusuran paket pengiriman
barang yang dikirim lewat perusahaan UPS atau Federal Express di Amerika
Serikat. Namun sekarang, L-dagang juga sudah mulai dipakai untuk melihat waktu
kedatangan bis kota secara tepat di suatu halte bis tertentu, yang sangat
bermanfaat pada saat musim dingin yang mencekam tiba.
Di
bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi
informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik,
maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.
Sistem Informasi Manajemen (Management Information System – MIS),
merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang
bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar,
menengah, atau perusahaan kecil. SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau
level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management),
manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat
bawah (lower management).
Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin
cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga
mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya
secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan,
menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya.
Di bidang perbankan, salah satu
solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar
seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah
memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada
bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan
up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki. Dengan menggunakan
Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi
maupun kegagalan migrasi yang rendah. Ini penting bagi bank-bank agar mampu
menghadapi siklus bisnis yang selalu berubah. Dengan solusi terpadu ini –
berupa software dan hardware, jaringan, sistem integrasi, serta opsi consulting
dan outsourcing – bank juga akan memiliki nilai tambah sehingga
menjadi lebih kompetitif.
Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi
dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan
di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank. Inovasi jasa
layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti
pola kebutuhan nasabah bank. Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk
internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa
layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada
perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional)
menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank.
Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung
bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya.
Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis
keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang
secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi. Di bidang perhotelan komputer
digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih
kosong. Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan
menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak
menggunakan komputer.
Gambar 3.4 Alur pengaplikasian
Sistem L-Commerce


Tidak ada komentar:
Posting Komentar